….::::::::::SERUAN AKSI SEMESTA::::::::::….
….::::::::::PIMPINAN PUSAT KAMMI::::::::::….
AKSI NASIONAL DUKUNG JILBAB UNTUK POLWAN INDONESIA
Pengunaan Jilbab dikalangan dinas pemerintah memang kerap jadi bahasan menarik. Bagaimana tidak dinas-dinas pemerintah penggunaan jilbab sangat dibatasi. Di beberapa daerah bahkan pengunaan jilbab ini bukan hanya sebatas “dibatasi” tapi juga tidak dibolehkan sama sekali dengan berbagai alasan.
Dalam undang-undang dasar 1945 pasal 28 jelas dicantumkan bahwa rakyat Indonesia bebas memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai agamanya. Namun ternyata undang-undang itu telah dikhianati oleh pemerintah sendiri dengan tidak memberikan kebebasan penggunaan jilbab yang dalam agama Islam jelas itu adalah sebuah kewajiban. Pemerintah dan aktivis HAM juga acapkali mengembar-gemborkan bahwa Negara Indonesia ini adalah Negara yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM), tapi pada kenyataannya HAM itu malah di injak-injak oleh para pembuat kebijakan.
Pada Hari Jumat 29 November 2013, sejarah kembali terjadi di Indonesia. Kapolri yang baru saja membuat kebijakan yang sangat manis diawal kepemimpinannya. Namun sejarah ini kembali tercoreng dengan TR yang diedarkan ke jajaran TNI dan Polisi. Dengan alasan ketidak seragaman dan anggaran yang belum siap jilbab kembali dilarang dengan kalimat yang dilembutkan sebagai “penundaan”.
Melihat kondisi ini, sebagai dukungan terhadap pemakaian Jilbab polwan yang harus disegerakan Pimpinan Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia dalam hal ini diwakili oleh bidang Perempuan melaksanakan Wakaf Nasional Jilbab untuk Polwan yang dilakukan dari Tingkatan Pimpinan Pusat sampai dengan Pimpinan Daerah. Wakaf Nasional ini dilakukan dengan dua cara, yang pertama adalah pengumpulan koin dan yang kedua adalah pengumpulan Jilbab untuk selanjutnya akan diserahkan kepada Kaporli atau kapolda didaerah masing-masing. Wakaf Nasional Jilbab untuk Polwan ini bukan hanya Event sesaat, namun agenda ini merupakan agenda yang akan terus digalang selama penundaan -pelarangan- jilbab dikalangan Polwan belum mendapatkan kebebasan.
Dengan adanya Wakaf Nasional Jilbab untuk Polwan ini diharapkan mampu menjadi pendorong kebijakan kebebasan berjilbab di kalangan Polri dan lebih luasnya di seluruh ranah pekerjaan baik yang berbasis Negara ataupun Swasta.
Oleh karena itu, Mari Kita Dukung Gerakan Nasional “WAKAF JILBAB”. Aksi akan diselenggarakan pada :
Hari: Ahad, 12 Januari 2014
Pukul: 07.00-selesai
Tempat: Bundaran HI Jakarta
“Dari Perempuan KAMMI Untuk Polwan Indonesia”
Irma Budiarti Sukmawati
Ketua Bidang Perempuan PP KAMMI
CP: Heliana (085721214542)
Recent Comments