Tibet mengalami ekspansi militer oleh China pada tahun 1950 yang menjatuhkan Dalai Lama sebagai pemimpin politik Tibet. Sejak saat itu dilaporkan banyak terjadi pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh otoritas China kepada rakyat Tibet seperti genocyde, ethnic cleansing, penghapusan budaya tradisional, penangkapan massal. Setelah lebih dari 50 tahun upaya perjuangan kemerdekaan terus dilakukan oleh rakyat Tibet, salah satunya seperti yang ditunjukkan oleh gadis demonstran Tibet ini, dia mengecat wajahnya dengan warna bendera Tibet dan menulis pesan di sana, sebuah pesan kemanusiaan kepada seluruh warga dunia.
“Save Tibet”
Adhe Nuansa Wibisono [The BrewokZ]
Sinduadi, Yogyakarta. Selasa, 17 Januari 2012